Menjauh pun Sebuah Pilihan

Terkadang kita harus memilih untuk menerima sebuah kenyataan yang sama-sama menyakitkan ketika memutuskan untuk singgah pada satu hati untuk menyandarkan perasaan. Kita harus dihadapkan pada pilihan-pilihan yang memang semuanya memberatkan dan pada sejatinya tak pernah ingin untuk bisa kita jalankan. Namun sang waktu yang telah memaksa semua harus berjalan sebagaimana mestinya. Ketika kita harus menjauh … Continue reading Menjauh pun Sebuah Pilihan

Advertisements

Point of View (3)

Episode 3 – When asked about the reason Samantha’s POV “Kita kirimkan bersamaan, ya? Satu… dua… tiga,” kata Rissa. Aku langsung melempar smartphoneku ke meja dan menutup telingaku malu setelah mengirim pesan itu. Bara’s POV TING! Pesan masuk. “Sayang, kenapa kamu menyukaiku?” Hmm. Kamu sering menanyakan ini. Sebentar. Kenapa aku menyukaimu? Jika dipikir-pikir kembali ketika… … Continue reading Point of View (3)

Point of View (1)

Episode 1 – Foxy Girl Next To My Boyfriend Samantha’s POV Masih sangat jelas dalam ingatanku kejadian kemarin. Dan itu sangat menyakitkan. Ya. Semua ini berawal ketika aku sedang bersantai di dalam kamarku ketika terdengar bunyi pesan dari smartphoneku. Dari pacarku. Dia mengirimkan video pendek dan fotonya sedang berkumpul dengan teman-temannya. Mereka selalu berkumpul di … Continue reading Point of View (1)

Fobia Sang Angin (1)

Cheongomabi. Artinya langit yang tinggi dan kuda yang menjadi gemuk. Istilah Cheongomabi memang tepat untuk menggambarkan musim gugur disini. Di musim ini, langit sangat biru dan bersih, sehingga menjadi waktu yang tepat bagi kebanyakan orang untuk bertamasya dengan keluarga atau teman di taman seperti Taman Seonyudo yang tidak jauh dari sini. Musim ini juga merupakan … Continue reading Fobia Sang Angin (1)